Gatal Karena Si Ulat Bulu

Temuan Peneliti UAMS
November 8, 2011
Lasker Awards Honors
November 10, 2011
Show all

Gatal Karena Si Ulat Bulu

Gatal karena si ulat bulu

 

“Gatal di seluruh tubuh secara tiba-tiba dapat disebabkan oleh bermacam sebab, misalnya saja karena suhu udara, stres, hormonal, infeksi virus, dan lainnya. Sedangkan, ulat bulu dapat menyebabkan rekasi alergi berupa bentol-bentol merah dan gatal, dapat timbul tiba-tiba. Reaksi ini tidak selalu timbul pada semua orang yang terkena ulat bulu. Biasanya timbul pada mereka yang alergi terhadap ulat bulu, baik sedang ada wabah maupun tidak ada wabah.” dr. Titi, Sp. KK., Jakarta.

Serangan ulat bulu disejumlah daerah masih saja ramai diberitakan di beberapa media. Sebut saja di Probolinggo, Bandung, Malang dan Lamongan. Kejadian ini di tengarai karena terganggunya ekosistem, sehingga memicu ledakan populasi ulat bulu. Serangan ulat bulu sendiri sebenarnya tidak berbahaya. Namun rasa gatal dan jijik melihat bentuknya membuat masyarakat menjadi resah. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah meluasnya serangan ulat bulu ini. Penyemprotan zat anti hama sering di gunakan sebagai cara yang dianggap efektif untuk menanggulanginya. Banyak pakar menyarankan agar penyemprotan zat anti hama dilkukan sebagai upaya terakhir saja. Zat racun yang disemprotkan akan mematikan juga musuh-musuh alami yang ada di alam. Dalam jangka panjang akan  semakin merusak ekosistem yang ada.

Mengapa ulat bulu menyebabkan gatal?

Secara alami tubuh ulat bulu memang sudah mengandung racun. Bulu-bulu yang ada di sekujur tubuhnya merupakan mekanisme pertahanan diri terhadap serangan mahluk lain. Satu bulu ulat yang menempel di permukaan kulit sudah cukup memicu rasa gatal, memerah, dan bentol di sekujur tubuh. Ini karena bulu ulat umumnya mengandung zat racun yang dapat menembus poro-pori kulit dan menyatu dengan darah. Zat racun yang menyebar ke dalam darah akan direspons sebagai zat asing. Lantaran dianggap sebagai ‘musuh’, sel-sel imun akan memproduksi senyawa histamin untuk melawannya. Senyawa ini yang kemudian memicu kulit memerah, gatal, dan bentol.

TIPS Mudah Mengatasinya

  • Jangan digaruk, karena makin digaruk akan makin meluas.
  • Penggarukan juga bisa membuat kulit iritasi.
  • Gunakan obat yang mengandung mentol, kamper, kamomil, eukaliptus, dan kalamin.
  • Untuk obat yang diminum, bisa digunakan Antihistamin.
  • Berikan Cream Corticosteroid  METASKIN-N cepat membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal.
  • Dapat dioleskan pada bagian yang gatal, terititasi serta yang terinfeksi.

METASKIN-N Cream

  • Cepat mengurangi rasa gatal
  • Mengatasi Peradangan
  • Mengobati iritasi yang terinfeksi karena mikroorganismea

Comments are closed.